Langsung ke konten utama

TENTANG RASA SYUKUR DAN KESABARAN

Cerita yang di angkat dari kisahku, seorang yang kini berkelana mencari arah dan tujuan, menggenggam asa demi melanjutkan studi ke jenjang dunia perkuliahan. Sulit memang sulit karena memang hukum alam pasti berlaku yang barangsiapa mampu menghadapi kesuitan dengan ikhtiar pasti mendapat balasan setimpal dari Allah SWT.
HASIL SNMPTN 2012

ya, hasil yang tentunya banyak orang gagal terlarut dalam kesedihannya dan sebaliknya bagi yang berhasil tentu bahagia dalam hatinya meskipun sedikit yang merasa bingung terhadap perolehannya di PTN tertentu. tapi bukan kah kehidupan ini bila di sandingkan dengan ibadah menjadi sinkron rasanya, seperti yang di katakan Rasulullah SAW bahwa "bekerjalah seperti kau hidup selamanya dan beribadahlah seperti kau akan mati esok" tentu itu menjadi penegasan kepada para ummat nabi untuk tetap berusaha dan bekerja keras demi menggapai cita cita tertinggi. Dan kini bukalah lembaran hidupmu yang baru, lupakanlah yang lalu, beranjaklah dan berkompetisilah. Hasil itu yang mengajak kita untuk berkompetisi lagi, barangsiapa mampu bersyukur dan lebih bersabar akan menang dalam kompetisi itu. so, ayo bangkit dan lanjutkan mimpi mimpimu, bersiaplah karena hidup tak selamanya di atas kawan!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 4)

Dunia pengajaran dan pembelajarnya adalah investasi terbesar hidupku. Ilustrasi Galih Pranata dalam alam pengajarannya, membawa tokoh sejarah kepada pembelajarnya (ilustrasi oleh Galih Pranata)  Wahai blogku, kali ini aku memulai tulisan bukan sebagai seorang jurnalis, tapi sebagai guru yang menulis.  Dalam beberapa siniar dan seminar, kunyatakan dengan lantang bahwa investasi terbesarku bukan lagi emas atau tanah, tapi ilmu yang tersampaikan pada pembelajarku di alam pengajaran.  Bukan berarti munafik, emas atau tanah bisa ditempuh dengan pelbagai caraku yang tak perlu publik tahu, tapi menyampaikan ilmu yang manfaat adalah tantangan terbesar dalam hidup.  Menjadi pengajar atau seorang guru memang dipandang sebagai salah satu penghidupan. Cara mendapat makan dari jerih payah mengajar. Tapi, idealitas yang bersemayam dalam dada mengisyaratkan bahwa menjadi guru jangan hanya jadi guru. Selain pengajaran moral dan pengetahuan, aku ingin mewarisi keterampilan hidup yang...

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 1)

Sudah sekian lama, ya.  Jika saja blog ini sebuah buku, pasti sampulnya sudah dipenuhi debu.  Fotoku di Malioboro sekira medio 2015 ( dokumentasi pribadi ) Aku ingin sekali meminta maaf padamu, blog lama ku.  Tau kau, wahai blogku? Hari ini, sudah tahun 2023, di mana aku meninggalkan kegemaranku menulis di blog ini sejak 2012 silam. Ya, hampir 11 tahun sudah. Bilalah barang elektronik, mati sudah mesinnya, tak pernah dihidupkan barang semenit.  Dalam kepergian sementara ku itu, aku melalui banyak dinamika perjalanan. Perjalanan panjang di mana aku meniti kehidupan yang lebih nyata, aral yang berarti, dari suka duka yang kulalui, hingga menemukan tambatan hati. Hilang sudah kegalauan cinta darah pemuda, sudah berganti menjadi "jiwa sang ayah" entah sejak kapan. Mungkin saja sejak beristri, dan miliki anak satu. Yang jelas, tahun 2023 adalah waktu yang cukup panjang untuk mengisahkan banyak hal yang aku lewati. *** Terakhir kali menghias blog ini, hidupku di kelilingi ...

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 3)

Menulis menjadi jiwaku Ilustrasi masa peliputan untuk majalah  Intisari  di keraton Kasunanan Surakarta (ilustrasi oleh Galih Pranata) Sejak dikaruniai seorang anak pada 6 September 2021, aku mulai menyadari bahwa menulis jadi jiwaku, hidupku dan penghidupan keluargaku. Kuberinama ia: Alhazen, sesuai dengan tokoh yang pernah kutulis, Ibn Al Haytham.  Sampai pada tahun 2025 ini, semangatku untuk terus menulis di media massa belum pernah padam. Aku terus menulis dan menulis, mengabdikan tiga dasawarsa hidup untuk menuangkan gagasan dan segala kesah kehidupan. * Kembali ke tahun 2023 silam, aku bertemu dengan guru-guru hebat yang membawaku pada satu fase terbaik dalam hidupku, membuat buku dan menyeminarkannya di malam yang indah pada 28 Oktober 2023.  Resah dan kesah sebagai pendidik, aku tuangkan bersama para rekan-rekan guru yang sefrekuensi: gemar menulis.  Aku jadi rajin membaca banyak literatur tentang pendidikan, sampai bercita menerbitkan buku perdana tenta...

Music