Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 4)

Dunia pengajaran dan pembelajarnya adalah investasi terbesar hidupku. Ilustrasi Galih Pranata dalam alam pengajarannya, membawa tokoh sejarah kepada pembelajarnya (ilustrasi oleh Galih Pranata)  Wahai blogku, kali ini aku memulai tulisan bukan sebagai seorang jurnalis, tapi sebagai guru yang menulis.  Dalam beberapa siniar dan seminar, kunyatakan dengan lantang bahwa investasi terbesarku bukan lagi emas atau tanah, tapi ilmu yang tersampaikan pada pembelajarku di alam pengajaran.  Bukan berarti munafik, emas atau tanah bisa ditempuh dengan pelbagai caraku yang tak perlu publik tahu, tapi menyampaikan ilmu yang manfaat adalah tantangan terbesar dalam hidup.  Menjadi pengajar atau seorang guru memang dipandang sebagai salah satu penghidupan. Cara mendapat makan dari jerih payah mengajar. Tapi, idealitas yang bersemayam dalam dada mengisyaratkan bahwa menjadi guru jangan hanya jadi guru. Selain pengajaran moral dan pengetahuan, aku ingin mewarisi keterampilan hidup yang...

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 3)

Menulis menjadi jiwaku Ilustrasi masa peliputan untuk majalah  Intisari  di keraton Kasunanan Surakarta (ilustrasi oleh Galih Pranata) Sejak dikaruniai seorang anak pada 6 September 2021, aku mulai menyadari bahwa menulis jadi jiwaku, hidupku dan penghidupan keluargaku. Kuberinama ia: Alhazen, sesuai dengan tokoh yang pernah kutulis, Ibn Al Haytham.  Sampai pada tahun 2025 ini, semangatku untuk terus menulis di media massa belum pernah padam. Aku terus menulis dan menulis, mengabdikan tiga dasawarsa hidup untuk menuangkan gagasan dan segala kesah kehidupan. * Kembali ke tahun 2023 silam, aku bertemu dengan guru-guru hebat yang membawaku pada satu fase terbaik dalam hidupku, membuat buku dan menyeminarkannya di malam yang indah pada 28 Oktober 2023.  Resah dan kesah sebagai pendidik, aku tuangkan bersama para rekan-rekan guru yang sefrekuensi: gemar menulis.  Aku jadi rajin membaca banyak literatur tentang pendidikan, sampai bercita menerbitkan buku perdana tenta...

Dinamika Perjalanan: Cinta dan Tulisan (bagian 2)

Sejak kecil.. Aku punya cita-cita menulis di media massa, dan sampai saat ini, hanya bekal yakin yang ku punya. Sebuah ilustrasi, menulis sebagai cara untuk mengabadikan gagasan ( ilustrasi oleh Galih Pranata ). Maka, cerita hidupku berlanjut, tentang "Cinta dan Tulisan" di bagian kedua. 2020, aku memantapkan diri untuk meminang kekasih hatiku, Indah yang jadi muara cintaku. Kami menikah pada 4 April 2020, dan membangun rumah tangga yang sederhana, tapi bahagia. Ia jadi  supporting system  dalam setiap keputusan yang aku pilih. Ia sosok penting di balik suka dukaku untuk menamatkan sekolah magisterku.  Aku juga semakin berani mengambil banyak peluang demi bisa terus berkarya dan merawat segala yang telah kupunyai dalam hati dan pikiranku. Lebih-lebih, setelah aku menjadi guru, menulis jadi alternatif lain demi memperkuat kondisi finansial negara—Indah jadi ibu negaranya. Ya, aku menjadi guru di SMA Al Islam 1 Surakarta sejak tahun 2019, setelah menjadi guru di SMA Muhamma...

Music