Dunia pengajaran dan pembelajarnya adalah investasi terbesar hidupku. Ilustrasi Galih Pranata dalam alam pengajarannya, membawa tokoh sejarah kepada pembelajarnya (ilustrasi oleh Galih Pranata) Wahai blogku, kali ini aku memulai tulisan bukan sebagai seorang jurnalis, tapi sebagai guru yang menulis. Dalam beberapa siniar dan seminar, kunyatakan dengan lantang bahwa investasi terbesarku bukan lagi emas atau tanah, tapi ilmu yang tersampaikan pada pembelajarku di alam pengajaran. Bukan berarti munafik, emas atau tanah bisa ditempuh dengan pelbagai caraku yang tak perlu publik tahu, tapi menyampaikan ilmu yang manfaat adalah tantangan terbesar dalam hidup. Menjadi pengajar atau seorang guru memang dipandang sebagai salah satu penghidupan. Cara mendapat makan dari jerih payah mengajar. Tapi, idealitas yang bersemayam dalam dada mengisyaratkan bahwa menjadi guru jangan hanya jadi guru. Selain pengajaran moral dan pengetahuan, aku ingin mewarisi keterampilan hidup yang...